>> [REVIEW] MY LIP CARE ROUTINE (TIPS MERAWAT BIBIR KERING ALA LISA LIM)

by - 15.24



Hi~ Apa kabar kalian yang sedang membaca blog ini? Akhir-akhir ini, aku lagi semangat nulis karena aku pengen menyelesaikan kerjaan aku sebelum akhir tahun nanti bepergian hihi~ Ya walaupun cuma sebentar & ga terlalu jauh, cuma aku bersyukur aja kalau masih bisa bepergian, karena jujur aku udah mulai jenuh sama rutinitas sehari-hari, terlebih sekarang sudah menikah dimana aku hidup secara mandiri, mengurus suami, usaha toko & tentunya semua masalah diatasi sendiri ahaha~ Ya seperti manusia pada umumnya juga lah ya, pasti butuh liburan hehe~ Tapi, jenuh disini bukan bermaksud mengeluh ya, aku ga ingin mengeluh, justru aku senang dengan kehidupan ku yang sekarang, dimana aku banyak belajar hal baru & kedewasaan yang tentu membuat aku berkembang lebih baik lagi kedepannya hehe


Okay, stop disini ya curhatnya wkwk~ Sekarang kita lanjut topic yang sesuai judul di atas hehe~ Seperti biasa, hari ini aku mau sharing beberapa produk yang menjadi andalan aku dalam melakukan perawatan bibir. Aku ga mau kalian membaca review lipstick terus tapi ga tau cara merawat bibir yang baik & benar. Disini, aku akan menceritakan produk yang aku gunakan untuk merawat bibir & tidak ketinggalan reviewnya, karena memang aku sudah lama pakai produk ini dan merasa cocok.

Sebelum melakukan perawatan atau membeli produk untuk bibir, ada baiknya agar memperhatikan kondisi & jenis bibir kalian. Yang mana, ini akan memudahkan kalian untuk menentukan produk yang tepat sesuai dengan bibir kalian masing-masing. Apakah kering, pecah-pecah, atau sensitif? Aku sendiri termasuk orang yang mempunyai bibir kering, sehingga aku lebih memfokuskan untuk mencari produk bibir yang fungsinya melembabkan. Berikut beberapa rekomendasi produk yang aku gunakan & mungkin bisa kalian coba nantinya hehe~


1. PALMER'S COCOA BUTTER FORMULA LIP BALM SPF 15  [4.0 / 5.0]



Produk pertama yang aku punya ini berasal dari USA. Dia merupakan salah satu lip balm yang memiliki SPF. Buat yang sering bingung, "Apakah bibir perlu SPF?" Menurut aku perlu, karena tidak hanya wajah yang harus diberi perlindungan SPF, tetapi bibir & seluruh bagian tubuh yang terpapar sinar matahari harus diberikan SPF.

Awalnya aku merasa semua lip balm sama aja, mau pakai SPF atau enggak pun ya sama aja. Namun, lama-kelamaan aku makin sadar kalau area bibir aku menjadi lebih gelap. Oleh karena itu, aku mulai mencoba produk lipbalm yang mengandung SPF seperti Palmer's Cocoa Butter Formula Lip Balm SPF 15. Sebelum mencoba produk ini, aku juga sempat cobain Sebamed Lip Defense, yang sudah pernah aku review disini.

Ga ada masalah sih sama Sebamed, cuma of course seperti biasa suka hunting beauty produk wkwk~ Aku membeli produk ini di Watsons Kuta Bali, kalau ga salah waktu itu lagi promo diskon & kebetulan lip balm aku habis, jadinya langsung beli Palmer's ini. 

Klaim produk: 
Dark Chocolate & Peppermint Ultra Moisturizing Lip Balm
  • Long Lasting Moisture
  • Fresh Breath 
  • Soothing
Palmer's Cocoa Butter Formula Dark Chocolate & Peppermint Ultra Moisturizing Lip Balm, enriched with Vitamin E and with the added benefit of SPF 15, helps prevent and protect chapped, cracked or wind-burned lips.  Smooth application and convenient size make this the perfect year-round lip balm.

Key Ingredients:
Cocoa Butter: a rich, natural moisturizer that leaves skin soft and silky, tranforming even the roughest, driest areas into buttery soft skin.
Vitamin E: a powerful antioxidant that helps improve the appearance of scars, stretch marks and imperfections on the skin, giving a more even and toned appearance.

Isi: 4g
Harga: Sebenarnya aku lupa persisnya berapa, cuma kalau ga salah sekitar 60-70rb gitu :D
Beli di: Drugstore/Watsons/Guardian/Century

Packagingnya dikemas dalam tube putih dengan nuansa hijau yang cukup terlihat beda dari lipbalm biasanya. Terdapat nama produk pada bagian depan tube & ingredients serta manufactured pada bagian belakang tube. Cara mengeluarkan produknya cukup memutar roll pada bagian bawah tube yang sudah disediakan.



Teksturnya berupa stick, tidak berminyak, tidak lengket, dan tidak meinggalkan rasa berat dibibir. Bisa dibilang, ini lipbalm ter-ringan yang pernah aku coba. Wanginya tercium aroma coklat yang bercampur dengan peppermint. Waktu itu aku sempat iseng buat nyicipin lipbalm ini, dan ternyata rasanya itu beneran manis-manis mint gitu, mirip kaya permen blaster ahaha~ 

Cara pakainya seperti lip balm biasa & aku pakai ini setiap hari setelah mandi atau saat mau beraktivitas. Untuk sehari-hari aku males pakai lipstick atau liptint, karena memang sukanya polosan. Warnanya transparan, mudah meluncur dibibir, ga yang seret gitu dan terlihat natural. Setelah pakai lipbalm ini bibir terasa lembab, lembut, tapi ga bikin berminyak kaya habis makan gorengan. Finishnya cuma kaya lembab sehat, bukan yang glowing, sparkling gitu, tapi cuma kelihatan kalau bibir kita itu ga kering. Walaupun hasilnya cuma lembab aja, tapi aku suka untuk sehari-hari karena natural. Mau touch up pun juga ga masalah, karena dia ringan dan gampang banget diaplikasiin.



Lembabnya sendiri bisa tahan sampai 4 jam'an tanpa makan/minum. Setelah di bawa kudapan, lembabnya masih terasa, namun tidak selembab saat awal pengaplikasian. Setelah 4 jam itu dia makin lama kaya makin ngeresap di bibirnya, jadi mungkin perlu di aplikasikan kembali agar tetap lembab.


Using Palmer's Cocoa Butter Formula

Untuk menolong bibir pecah/pecah atau terbakar, aku ga seberapa notice karena memang bibirku cuma kering, ga yang pecah-pecah/terbakar. Tapi bila diperhatikan, semenjak aku pakai lipbalm ini, bibir aku udah ga menggelap lagi, dalam artian warnanya itu tetap sama, aku pikir mungkin ini karena SPF nya itu kali ya hehe~ Overall, aku cukup suka produk ini buat daily karena ringan banget, melembabkan, dan ada SPFnya.πŸ˜€


2. FELINZ LIP SCRUB  [4.1 / 5.0]



Sore harinya, setelah beraktivitas aku biasanya lanjut pakai scrub bibir guna mengexfoliate sel-sel kulit mati agar bibir terlihat segar & cerah. Untuk scrub, aku pakai Felinz karena dia brand lokal yang harganya terjangkau tapi cukup ampuh buat luruhin sel-sel kulit mati di bibir. Ada 2 varian yaitu Frosted Peach dan Cherry Kiss, karena aku agak bosan dengan wangi cherry, maka aku beli yang wangi Peach.



Klaim produk:
Lip scrub rasa buah ini untuk melembabkan dan mengeksfoliasi bibirmu. Perawatan melembabkan dan menutrisi untuk bibirmu. Diperkaya dengan bahan-bahan kaya akan nutrisi seperti vitamin E dan jojoba seed oil. Peach kernel oil untuk melembabkan dan menghidrasi. Agar bibir terasa lembut, halus, dan ternutrisi.

Cara pakai: Oleskan pada bibir dan pijat lembut dengan jari. Bilas bersih dengan air.

Isi: 5g
Harga: 20.000
Beli di: Toko kosmetik dekat rumah :) Bisa juga beli di Guardian/Drugstore ya :)



Packaging, hadir dalam mini jar yang terkesan cute & travel friendly. Jarnya berwarna putih yang pada bagian tutupnya tertempel sticker merk, varian, dan gambar bibir yang sedang mencium buah peach. Saat dibuka jarnya, terdapat tutup pembatas plastik bening sebelum masuk ke isi scrub, sehingga menjaga produk agar tetap higenis.



Teksturnya padat tapi saat dipegang terasa oily di tangan. Wanginya mirip St.Ives Apricot Scrub yang pernah aku review disini. Awalnya aku bingung kok mirip St.Ives ya, ternyata pas aku cek ingredientsnya, scrubnya ini memang terbuat dari buah apricot. Butiran scrubnya cukup kasar, namun menurut aku kasarnya masih oke, tidak yang sampai ngelukain bibir atau bikin sakit. Yang aku suka adalah butiran scrubnya tergolong kecil, sehingga mudah untuk menjangkau seluruh bagian bibir.



Saat diaplikasikan ke bibir, dia langsung melted & scrubnya kerasa banget mengenai bibir. Biasanya aku diamkan dulu sekitar 5 menitan, kemudian di gosok, baru deh aku bilas dengan air. Membilasnya pun cukup gampang, hanya saja kadang ada sedikit scrub yang masih nempel di bibir, sehingga setelahnya perlu di lap dengan tissue untuk memastikan scrubnya benar-benar hilang. Setelah dibilas, bibir terlihat lebih cerah terutama yang atas & saat dipegang bibir terasa lembut & lembab. Feelnya itu kaya bibir kita udah balik fresh lagi, dan siap dipakaikan lipstick matte, liptint dll~



Sebelum mencoba lipscrub beneran, dulu aku juga sering bikin DIY Lip Scrub yang dari gula, olive oil, madu, dll. Tapi, ga tau kenapa aku lebih suka lipscrub yang pabrikan wkwk~ Kaya lebih berasa efeknya, kalau yang gula sama olive oil itu, jatuhnya sih ngelembabin, tapi ga yang lama, terus ga kelihatan cerahan juga, selain itu butiran gulanya juga besar, jadinya ya susah sendiri.


Using Felinz Lip Scrub

Setelah di pakai rutin, bibir jadi lembab dan ga mudah kering, dulu bibir aku pernah sampai yang terkelupas, namun pas sering pakai lipscrub bibir udah ga mudah kelupas lagi. Sekering-keringnya kondisi bibir aku, semenjak rutin pakai lipscrub, dia ga pernah terkelupas lagi. Biasa sih aku pakainya seminggu 3x ya, atau kalau mau make-up & mau pakai lipstick matte, karena lipstick matte itu racun tapi berbahaya di bibir kering wkwk~ Overall, aku suka dengan Felinz ini karena, bisa mencerahkan warna bibir dengan mengangkat sel-sel kulit mati, ringan, dan pastinya terjangkau buat di repurchase.😁


3.  LANEIGE LIP SLEEPING MASK  [4.1 / 5.0]



Yuhuu~ Ini produk yang pengen banget aku cobain dari kapan hari & sekarang malah aku pakai rutin. Dulu aku ga segitu yakin sama Laneige ini, biarpun aku liat reviewnya bagus-bagus, cuma tetap aku ga tertarik. Eh, ga tau kenapa tiba-tiba malah mupeng juga sama produk yang satu ini, apalagi melihat brand ambassadornya Song Hye Kyo, eh bukan deh udah ganti jadi Lee Sung-Kyung, dan sekarang Song Hye Kyo jadi ambassadornya Sulwhasoo, hehe!

Awalnya aku jadi beli Laneige ini karena bibir aku sempat kering parah & terkelupas. Aku curiga kalau penyebabnya itu adalah gara-gara sering pakai lipstick matte, tanpa pernah scrub, pakai lipbalm, dan tidak membersihkan sisa-sisa lipstick dengan baik. Ternyata, kecurigaan ku memang benar, saat itu aku lagi gila-gilanya sama matte lipstick & hampir lupa kalau bibir juga perlu di rawat.

Akhirnya, aku tertarik nyobain Laneige Lip Sleeping Mask ini, sempat maju mundur, namun ternyata maju juga. Aku membeli yang kemasan trial sizenya saja, karena kalau yang full size takut ga cocok & kebanyakan.


Exp date nya bisa dilihat pada bawah kemasan ya

Klaim produk:
Lip Sleeping Mask terbaru yang lembut menghancurkan sel-sel kulit mati dan membuat bibir terasa halus dan elastis selama tidur. Rasakan bibir yang terasa lembut dengan perawatan menggunakan Lip Sleeping Mask terbaru.

Kaya akan vitamin C dari Berry Mix Complex, mengandung ekstrak raspberry, strawberry, cranberry, dan blueberry yang membantu menghapus kulit mati yang kering dan terkelupas selama Anda tidur dan memberikan bibir yang terasa lembut dan kenyal di pagi hari.

1. Berry Mix Complex
Ekstrak buah berry yang banyak terkandung pada vitamin C dan anti oksidan membuat bibir yang terasa kering dan kasar menjadi terasa halus dan kenyal.
2. Moisture Wrap
Jaringan Hyaluronic Acid Mineral membentuk lapisan pelembap yang membantu mengunci bahan aktif dan membantu penyerapan pada kulit dan menjaga kelembapan sepanjang malam.
3. Aroma yang manis dari buah berry
Aroma yang manis dan menenangkan terasa nikmat mengingatkan akan buah berry asli.

Cara pakai: Sebelum tidur, aplikasikan dengan jumlah secukupnya menggunakan spatula yang tersedia pada kemasan. Usap perlahan bibir yang telah menggunakan Lip Sleeping Mask menggunakan tissue atau kapas di pagi hari. Hasil: Melumerkan sel-sel kulit mati pada bibir sepanjang malam dan memberikan kelembapan menyeluruh pada bibir. Membuat bibir terasa lembut dan elastis.

Isi: 3gr
Harga: 55.000
Beli di: Shopee/Tokopedia

Packaging,  dikemas dalam jar berwarna pink pastel yang terlihat sangat cute. Terdapat nama produk pada bagian depan kemasan & disertai tutup ulir. Selain sebagai trial size, ternyata ukurannya yang mini juga bisa digunakan sebagai travel size sewaktu bepergian.



Teksturnya cenderung thick dengan konsistensi seperti gel. Warna gelnya sendiri seperti warna kemasannya, yaitu pink pastel. Ada aroma berry yang terkesan manis sewaktu tutupnya di buka. Aromanya sendiri bertahan cukup lama & tidak ada efek dingin/cooling sensation, melainkan biasa saja.

Saat diaplikasikan ke bibir, gelnya terasa seperti melapisi bibir namun tidak terlalu berat. Gelnya sendiri agak lengket & pekat. Feelnya di bibir lebih mengkilap & ketika dipegang terasa berminyak. Hasilnya cenderung glossy dan berwarna pink transparan. Finishnya hampir sama kaya kita pakai lipgloss. Aku menggunakan Laneige Lip Sleeping Mask ini tiap malam sebelum tidur dan besok paginya aku lap pakai tissue atau aku bilas langsung saat mandi.

Setelah digunakan semalaman, memang benar Laneige ini besok paginya melembabkan bibir dan melembutkan bibir. Kalau aku pakai lipbalm biasa, besok pagi itu kaya ga kerasa lembab, malah kadang kering. Namun pas coba Laneige ini, besok paginya bibir tetap lembab dan rasa lengketnya itu masih ada loh 😯


Using Laneige Lip Sleeping Mask

Setelah digunakan rutin selama kurang lebih 2 bulan, bibir ga pernah lagi kering dan ngelupas. Dulu aku inget banget, setiap pakai lipstick matte, kadang selalu ada aja keliatan bibir pecah-pecah, namun sekarang biarpun pakai lipstick matte, bibir ga pernah kering & pecah-pecah lagi, walaupun sebelumnya ga pakai lipbalm/lipscrub. Tapi, ini tentu juga karena diimbangi dengan 2 produk yang aku mention diatas ya 😊

Sebagian orang juga bilang kalau Laneige ini bisa mengembalikan warna pink bibir, namun di aku belum kelihatan. Yang nyata aku rasakan adalah, bibir tidak mudah kering & terasa lembut. Untuk efek kenyal aku ga terlalu notice ya hehe~ Cuma sejauh ini, Laneige cukup memberikan hasil yang lumayan baik dibibir aku. Intinya aku beli produk ini ga sia-sia, dan bukan produk yang B aja, tapi B+ πŸ˜„ Overall, aku akan rekomen produk ini untuk kalian yang bibirnya sangat kering & pecah-pecah. 


4. VASELINE REPAIRING JELLY  [3.9 out of 5.0]



Produk terakhir yang aku gunakan adalah Vaseline Repairing Jelly yang sebelumnya bernama Vaseline Petroleum Jelly. Kalau ga salah, Vaseline ini juga punya beberapa jenis & varian. Dulu aku sempat pakai Vaseline Lip Therapy yang bentuknya kaya Nivea Lip Butter itu, dan aku lumayan suka karena dia sedikit ninggalin warna pink di bibir. Tapi, yang Lip Therapy itu cuma bisa buat bagian bibir, ga bisa ke bagian kulit lain kaya siku, tumit, dan bagian tubuh yang mudah kering. Jadi, aku beli ini karena memang fungsinya yang ga cuma buat bibir, karena memang ada beberapa bagian kulit aku yang sangat kering sampai kaya bersisik/kelupas gitu. 

Klaim produk:
Teruji klinis membantu memperbaiki kulit sangat kering. Bisa digunakan di bibir, siku, tumit, atau bagian tubuh yang kering. Dengan 3x Purified (Purity Guaranteed) dan Dermatologist Tested. 100% Pure Original.

Cara pakai: Oleskan secukupnya pada bagian tubuh yang membutuhkan perawatan. 

Ingredients: Petroleum Jelly, USP (100%)



Ngomongin Petroleum Jelly, tentu mulai banyak kabar diluar sana yang mengatakan kalau bahan ini berbahaya. Tapi, setelah aku searching-searching, ternyata yang berbahaya itu bila Petroleumnya tidak dimurnikan kembali. Dimana kita tau kalau Petroleum ini terbuat dari hasil sampingan penyulingan minyak bumi & lilin, yang bila tidak dimurnikan akan berbahaya bagi tubuh. Sedangkan Vaseline yang di jual ini, tentu sudah diolah & dimurnikan kembali melalui standar kemurnian yang sangat ketat. Jadi, buat kalian yang maju mundur mau beli Vaseline ini, sebaiknya cukup bijak ya dan pastikan beli produk yang asli. Kalau yang palsu mah, sudah pasti berbahaya, so beware! 

Isi: 50ml
Harga: 23.000
Beli di: Alfamart sebelah rumah, bisa juga beli di Drugstore ya :)

Packaging, dikemas dalam jar plastik transparan dengan nuansa biru khas Vaseline. Tutupnya berupa fliptop dan terdapat emboss tulisan Vaseline diatasnya. Kemasannya cukup handy & gampang dibawa bepergian.



Teksturnya seperti balsem, cenderung thick, padat dan terasa oily. Tidak ada wewangian & cukup lama menyerap di kulit. Dengan tekstur seperti ini, tentu akan membuat kulit terasa lengket.

Saat diaplikasikan ke bibir, rasanya agak berat dan bibir berasa tebal. Aku tidak suka dengan feelnya ini, namun untuk efek melembabkannya bisa dibilang bagus sehingga rasa tebal dan berat dibibir tadi jadi fine-fine saja.  Penggunaannya cukup tipis-tipis saja agar tidak terlalu lengket di bibir. Setelah memakai Vaseline ini, bibir terasa lembab & tidak mudah kering. Kadang aku menggunakannya saat sebelum memakai lipstick matte atau malam sebelum tidur. Bila digunakan malam hari, maka esok paginya bibir tetap lembab. Dia tipikal lembab yang menempel pada permukaan bibir ya, bukan lembab yang menyerap, sehingga cukup tahan lama dibibir.



Untuk mengatasi bibir pecah-pecah aku belum notice, tapi kalau untuk mengatasi bagian tubuh yang kering, aku notice banget. Bagian siku aku yang kering dan bersisik, perlahan mulus lagi. Ini kelihatan cuma dalam jangka waktu 2 hari. Gimana ga syok coba wkwk~ Tapi, Vaseline ini punya kekurangan juga, dia mudah memberikan hasil yang signifikan, namun dia juga mudah buat balik lagi. Dalam arti pas aku berhenti olesin ke siku, siku aku kembali kering & bersisik lagi. Menurut aku, Vaseline ini harus dipakai terus-menerus sampai bagian kulit kita yang bermasalah benar-benar mulus. Bukan ketergantungan sih ya, tapi lebih ke seberapa rutinnya kita melakukan skincare hehe~



Ada juga yang bilang, ini bisa jadi penumbuh alis atau primer sebelum makeup. Nah, kalau soal ini aku ga pernah nyoba sih, karena takut jerawatan/berminyak kalau di pakai sebagai primer, walaupun diluar sana bilang kalau dijadiin primer, makeup lebih flawless dan bebas crack seharian. Aku pikir mending beli produk yang memang khusus buat primer, terkecuali buat beberapa bagian wajah saja seperi bawah mata atau sekitar hidung. Sedangkan buat penumbuh alis, aku ga begitu tertarik karena memang, aku suka dengan alis ku yang sekarang πŸ˜„ Intinya, ini produk yang bisa jadi pertolongan pertama saat kulit benar-benar kering/bersisik gitu. Overall, aku cukup suka dengan Vaseline ini, but not my favorite karena efek lengketnya tadi.


Nah, itu dia tadi beberapa skincare bibir yang selama ini aku gunakan. Mau produk semahal dan sebagus apapun tapi kalau ga dipakai rutin ya percuma. Kalau aku sih sukanya beli produk drugstore, karena ga berat kalau misal di repurchase. Diantara beberapa produk diatas, mungkin ada 2 produk yang bakal aku repurchase yaitu Felinz Lip Scrub & Laneige Lip Sleeping mask. Untuk Palmer's Lip Balm nya aku ga repurchase karena pengen explore produk lain lagi πŸ˜… Sedangkan si Vaseline aku ga repurchase, karena pengen nyobain Lucas Papaw / Pure Paw Paw itu hehe😁 Gimana dengan kalian? Adakah yang udah coba juga? Jangan lupa share di bawah ya, biar aku tau juga hihi~ πŸ’‹





Stalk Me
  • INSTAGRAM: @melisacarolline
  • FACEBOOK: Melisa Carolline Lim 
  • TWITTER: @lisaa_lim
  • EMAIL: melisacarollina@gmail.com

Disclaimer: This posting is my personal opinion and not sponsored, I bought it with my own money. Results can be different for each individual, depending on skin type and condition. Don't make a benchmark only according to one review.



You May Also Like

0 komentar

Thankyou for visiting my blog :) Don't forget to click notify me, if you want to comment this post and I will reply it soon ^^

PENTING!!! Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup saat berkomentar. Komentar yang berisi link hidup, spam, promosi & jualan akan di hapus. Thankyou