>> [REVIEW] AVOSKIN MIRACULOUS REFINING TONER (EXFOLIATING TONER TERJANGKAU YANG TAK KALAH DENGAN BRAND LUAR)

by - 15.26



"Salah satu wishlist tahun ini adalah menambahkan exfoliating toner sebagai skincare rutin, terlebih setelah mencoba produk dari Avoskin yang ternyata cocok banget dikulit ku!"


Hai, beauties! Rasanya sekarang brand lokal semakin berinovasi & ga mau kalah saing dengan brand-brand luar. Salah satu bukti nyata adalah hadirnya exfoliating toner lokal pertama yang lagi hype banget diperbincangkan beauty enthusiast yaitu Avoskin Miraculous Refining Toner. Setau aku, exfoliating toner itu banyak diproduksi brand luar kayak Korea. Namun, kita patut berbangga karena sekarang exfoliating toner sudah mulai diproduksi oleh brand lokal seperti Avoskin.

Produk ini merupakan seri dari Avoskin Miraculous Refining Series yang fokusnya untuk mengangkat sel kulit mati & mencerahkan wajah. Dengan tagline The Miracle For Skin, ternyata ada Tasya Farasya yang merupakan sosok dibalik munculnya produk ini. Nah, kalau udah di approved Tasya Farasya, ga ragu lagi dong buat coba? 😅



Aku sendiri mulai sering menggunakan chemical exfoliating sejak melihat kulit yang cenderung kusam, bekas jerawat gelap, bruntusan, berminyak, dan pori-pori yang terlihat melebar. Dulu, aku sangat suka pakai physical exfoliate yang berupa scrub. Ga ada masalah sih dengan scrub, hanya saja aku merasa bekas jerawat ku tak kunjung memudar & kalau sedang ada jerawat lalu di scrub, rasanya semakin memperparah jerawat. Physical exfoliate ini menurut aku cocok digunakan sewaktu habis full makeup saja, karena dia benar-benar membersihkan sampai ke pori-pori. Sedangkan, jika kalian sedang mencari produk exfoliating untuk memudarkan bekas jerawat atau mengurangi minyak berlebih, maka tidak ada salahnya kalian mencoba menggunakan chemical exfoliating.



Produk yang berbasis chemical exfoliating bisa berupa toner, masker, ataupun serum. Seperti yang kita ketahui sekarang, serum-serum sudah menambahkan kandungan yang berfungsi mengikis sel kulit mati seperti AHA, BHA, atau Vitamin C. Tapi, tentu dalam kadar yang cukup ya, karena kalau kandungannya cuma sedikit, tentu ga akan mampu untuk exfoliate. Bicara soal AHA & BHA, maka kebetulan banget produk yang akan aku review ini mengandung 5% AHA, 1% BHA serta 2% PHA. Ga cuma itu, ada kandungan tambahan berupa 2% Niacinamide, 2% Tea Tree, Witch Hazel, Aloe Vera, dan Raspberry. Perfect combo banget kan ingredientsnya?



Dari beberapa jurnal yang aku baca, aku cukup bisa menyimpulkan kalau AHA ini cocoknya untuk kulit kering karena dia menambah kadar air dalam kulit, untuk BHA cocok atau disarankan untuk kulit berminyak karena dia larut dalam minyak serta mampu menembus lapisan yang lebih dalam lagi, sedangkan PHA lebih cocok untuk kulit sensitif karena dia merupakan agen exfoliasi yang paling ringan dan tidak rentan menimbulkan cekat-cekit dikulit. Kira-kira seperti itu lah ya, bila di jabarkan secara ringkas mengenai per acid an ini, but CMIIW. Jadi kalau melihat masing-masing kegunaan acid ini, bisa dibilang Avoskin Miraculous Refining Toner ini cocok untuk semua jenis kulit.

Kandungan lain yang menjadi sorotan dari produk Avoskin ini adalah Niacinamide yang berfungsi sebagai anti inflamasi, melembabkan wajah serta mencegah kulit kusam. Kandungan Tea Tree yang kita tau sangat bagus untuk kulit berjerawat karena dapat mengurangi produksi minyak berlebih & mengatasi jerawat. Di tambah kandungan Witch Hazel yang merupakan anti-oksidan untuk melindungi kulit dari kerusakan dan Aloe Vera yang berfungsi menenangkan kulit.


PRODUCT KNOWLEDGE


The Combination of AHA-BHA-PHA-NIACINAMIDE, TEA TREE, WITCH HAZEL, and ALOE VERA work as effective exfoliator to make skin cleaner, and more radiant. Let's enjoy the miraculous sensation.

Baik digunakan untuk:
  • Mengeksfoliasi Kulit
  • Mencerahkan Warna Kulit 
  • Memudarkan Noda Hitam di Wajah 
  • Meratakan Warna Kulit 
  • Mengecilkan Pori-Pori 
  • Melembabkan Kulit 
Low pH Toner 

Dengan 5% Alpha Hydroxy Acid (Glycolic Acid), 1% Beta Hydroxy Acid (Salicylic Acid), 2% Polyhydroxy Acid, 2% Niacinamide, 2% Tea Tree, Witch Hazel, Aloe Vera, Raspberry.
  • No Alcohol
  • No Perfume 
  • No Paraben
  • No Mineral Oil
  • No Benzophenone
  • No P-hydroxybenzoyl formic acid 
  • No Butylated Hydroxy Toluene 
  • No Diazodinyl Urea 
  • No Tested On Animal
PAO: 12 Month
ISI: 100 ml / 3.33 Oz


Ingredients:

Water, Glycerin, Glycolic Acid, Butylene Glycol, Propylene Glycol, Gluconolactone, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Hamamelis Virginiana (Witch Hazel) Leaf Extract, Niacinamide, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract, Salicylic Acid, Acer Saccharum (Sugar Maple) Extract, Portulaca Oleracea Extract, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Amylopectin, Dextrin, Xanthan Gum, Tetrasodium EDTA, Sodium Hydroxymethylglycinate, Polyglutamic Acid.


Sebelum aku membahas lebih detil hasil menggunakan toner ini selama kurang lebih 1 bulan, maka aku ingin memberitahu kalau tipe kulitku kombinasi. Dibagian T-zone berminyak, sedangkan dibagian lainnya cenderung kering. Karena ini berupa exfoliating toner, jadi aku menggunakannya hanya disaat aku merasa kulitku butuh. Terlebih bagi kalian yang baru mencoba acid, maka sangat disarankan untuk memulainya secara perlahan dengan dosis pertama seminggu 2x dulu, kalau dirasa tidak ada masalah, baru bisa di tambahkan dosis 3-4x seminggu pada pemakaian selanjutnya.


PACKAGING


Untuk sebuah produk lokal, Avoskin ini bisa dibilang tidak terlihat seperti produk lokal. Kemasannya yang elegan hadir dalam botol plastik semi akrilik dengan nuansa coklat gelap. Dilengkapi box luar yang semakin menambah kesan premium pada produknya. Karena kemasannya berwarna gelap, tentu ini menjadi nilai plus agar kandungan yang ada didalam tidak cepat rusak atau teroksidasi, terutama skincare yang memiliki bahan aktif seperti Miraculous Refining Toner ini. Botolnya cukup handy, namun menurut aku masih kurang travel friendly karena bila dibawa agak terasa berat. Sedangkan untuk bagian tutupnya berupa ulir, dan sudah terdapat lubang kecil sehingga produk yang keluar sewaktu dituangkan tidak terlalu banyak.


TEXTURE, SCENT, COLOR


Berbentuk cairan bening dengan wangi yang tidak terlalu menyengat. Konsistensinya tidak terlalu kental, tapi benar-benar cair seperti micellar water. Di wajah pun, sama sekali tidak lengket dan cepat meresap. Ketika diaplikasikan untuk pertama kalinya, aku merasa ada tingling sensation dari pemakaian produk ini. Namun, pada pemakaian berikutnya, aku sudah jarang merasakan sensasi cekat-cekit tadi, terkecuali bila sedang ada jerawat.


HOW TO USE

Setelah membersihkan wajah, tuang secukupnya pada kapas, usap dari area tengah wajah ke arah luar dengan gerakan ke atas dan biarkan menyerap. Hindari area mata. Tidak perlu dibilas. Gunakan 2 kali sehari.

Berhubung aku sudah kenal dengan acid, dan merasa kulitku sudah tebal dengan acid, maka sewaktu awal mencoba Avoskin ini, aku langsung menggunakannya setiap hari. Lebih tepatnya, aku menggunakan setiap malam sebelum tidur. Walaupun pada kemasan tertulis 2 kali sehari, namun kulitku ternyata cuma tahan 1 kali sehari. Jadi, kalau kulit kalian tidak tahan, ga usah dipaksa 2 kali sehari, takutnya malah over exfoliate & kalau sudah over exfoliate, tentu lebih rumit lagi pemulihannya.

Aku mengaplikasikan produk ini menggunakan kapas tipis Miniso, karena bila dituangkan ke tangan, cairannya bisa tumpah-tumpah sebelum mengenai wajah. Sedangkan bila menggunakan kapas biasa, cairan yang terserap di kapas cukup banyak, sehingga agak boros. Tapi, bila konsistensi toner ini agak kental, tentu akan lebih nyaman bila dituangkan ke tangan agar mudah meresap karena mengenai hangat suhu tangan. Mengingat produk exfoliasi ini meningkatkan sensitivitas terhadap sinar matahari, tentu tidak lupa pagi harinya aku harus menggunakan sunscreen agar kulit tetap sehat & terlindungi.


MY REVIEW

Di minggu pertama pemakaian, kulitku kebetulan sedang berjerawat dibagian dagu. Bisa dibilang jerawat yang muncul sedang radang-radangnya dan lumayan besar. Kalau jerawat yang seperti ini, biasanya sih besoknya akan muncul mata putih yang berisi nanah. Awalnya, aku sempat ragu menggunakan toner ini dibagian yang berjerawat, namun karena penasaran dengan reaksinya di kulit yang sedang radang, maka aku memutuskan untuk menggunakannya di bagian yang berjerawat juga.

Besok paginya, aku kaget karena jerawat yang radang tadi justru tidak jadi bermata & lumayan mengempes serta pas dipegang pun tidak se-perih awal. Melihat hasilnya yang se-magic ini, tentu aku jadi kecanduan menggunakannya setiap malam pada minggu pertama. Berikut foto setelah pemakaian minggu pertama:


Ada sensasi cekat-cekit sebelum produk ini terserap sempurna, namun setelah ditimpa hydrating toner & pelembab, kulit sudah tidak cekat-cekit lagi dan sudah terasa normal. Selama menggunakan produk ini, aku sama sekali stop menggunakan produk yang mengandung bahan aktif seperti Vitamin C, dan tidak menggunakan produk exfoliating lain termasuk scrub atau clay mask.

Kenapa aku stop penggunaan Vitamin C? Berdasarkan sumber yang aku lihat, sebaiknya AHA/BHA tidak boleh digabung dengan Vitamin C, sebab dapat mengurangi efektivitas kerja si Vitamin C. Setelahnya, aku lanjut menggunakan hydrating toner & pelembap dari Hada Labo karena benar-benar melembapkan namun tidak memiliki kandungan yang berbahaya atau ingredients yang berlawan dengan toner ini. 


Minggu kedua pemakaian, kulitku sama sekali tidak ada jerawat, yang tersisa hanya bekas jerawat saja. Di minggu kedua ini, aku mengurangi dosis pemakaian menjadi 4 kali seminggu. Penggunaannya tentu juga saat malam hari ya, aku tidak pernah mau menggunakan produk chemical exfoliating di pagi hari, karena rasanya terlalu berat hehe~

Kenapa pemakaiannya aku kurangi? Karena aku merasa, kulitku di minggu kedua ini lebih kering, sehingga aku merasa kulitku cuma tahan 4 kali seminggu dengan jangka pemakaian yang selang seling. Jadi misalnya senin aku off, selasanya aku pakai toner ini lagi, rabu off, kamis aku gunakan lagi, dan begitu seterusnya. Selama off, aku hanya menggunakan pelembab saja tanpa menggunakan serum/essence lain, karena ingin membuktikan se-miracle apakah toner ini hehe~ Di pertengahan minggu kedua, sempat muncul sedikit bruntusan di wajah, namun beberapa hari kemudian sudah hilang dan tidak ada masalah lagi. Berikut foto setelah pemakaian minggu kedua:



Minggu ketiga pemakaian, kulitku dalam keadaan normal, sempat sesekali muncul jerawat radang, namun ketika aku gunakan kembali toner ini, keesokan harinya sudah lebih mendingan. Sampai aku merasa, produk ini lebih cocok sebagai obat jerawat ketimbang toner. Jujur saja, obat jerawat yang aku gunakan pun kadang hasilnya tidak sebagus Avoskin Miraculous Refining Toner ini. Selain itu, di minggu ke 3 ini, aku masih merasakan sedikit sensasi tingling, namun tidak se-perih di awal.

Biasanya sih untuk mengurangi rasa tingling tadi, aku menggunakan facial wash yang gentle, melembabkan, dan pH balanced seperti Cetaphil. Ketika aku menggunakan facial wash biasa, sensasi tinglingnya cukup berasa, namun ketika menggunakan facial wash yang melembabkan, maka sensasi tingling tadi tidak begitu terasa. Jadi, bisa disimpulkan kalau facial wash juga sedikit berpengaruh dalam penggunaan skincare hehe~ Berikut foto setelah pemakaian di minggu ketiga: 


Dibagian kulit yang normal seperti dahi, pipi, dan hidung, aku merasa baik-baik saja, justru terlihat seperti lebih cerah, bersih, dan kenyal. Untuk dibagian dagu yang bermasalah dengan jerawat, kondisinya terlihat lebih membaik, jerawat cepat kempes, radang menjadi tidak perih lagi, dan perlahan bekas jerawat mulai tersamarkan. Produk ini menurutku lebih cocok digunakan untuk kulit yang berminyak dan acne prone. Sedangkan bagi yang kulitnya kering, mungkin bisa gunakan sekali dulu seminggu dan setelahnya tetap gunakan pelembab agar tidak kering diwajah. 


Selama 3 minggu pemakaian ini, aku merasa ada perubahan dikulit seperti lebih cerah, bekas jerawat tersamarkan, pori-pori lebih bersih, minyak lebih terkontrol, wajah terasa kenyal & glowing. Untungnya, aku tidak mengalami breakout atau purging selama menggunakan produk ini sehingga aku cukup puas dengan hasilnya. Untuk pemakaian di minggu ke 4, nanti akan aku update ya dipostingan ini, agar hasil reviewnya tepat selama 1 bulan pemakaian hehe~ 


Bagi kalian yang sedang hamil, sebaiknya jangan mencoba produk ini ya, karena takutnya efek dari acid ini akan mempengaruhi ke janin, lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter produk apa yang boleh & tidak boleh digunakan selama kehamilan, agar saat lahiran nanti bayinya tetap sehat normal. Overall, produk ini worth to buy, terutama untuk kalian yang kulitnya kusam, banyak dark spot, acne-prone, dan berminyak. Aku sangat merekomendasikan produk ini untuk kalian yang mencari exfoliating toner dengan harga yang terjangkau. Produk ini bisa kalian beli dengan harga Rp 169.000,00 dan isi 30ml yang cukup untuk penggunaan selama 2-3 bulan.


MORE INFORMATION 

C:\Users\Intan\Documents\logo\AVOSKIN NEW.png

Instagram: @avoskinbeauty


Disclaimer: This posting are sponsored with Avoskin & Beautiesquad, but I wrote this opinion with my honest review and personal experience. Results can be different for each individual, depending on skin type and condition. Thankyou for reading & see you on my next post ^^



Stalk Me
  • INSTAGRAM: @melisacarolline
  • FACEBOOK: Lisa Lim 
  • TWITTER: @lisaa_lim
  • EMAIL: melisacarollina@gmail.com

You May Also Like

2 komentar

  1. Waw, kelihatan banget ini berbedaannya di kulit. Bagus banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, jadi penasaran juga pengen coba produk avoskin yg lainnya hehe

      Hapus

Thankyou for visiting my blog :) Don't forget to click notify me, if you want to comment this post and I will reply it soon ^^

PENTING!!! Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup saat berkomentar. Komentar yang berisi link hidup, spam, promosi & jualan akan di hapus. Thankyou