SKINCARE ROUTINE SELAMA HAMIL (DRUGSTORE, JAPAN, KOREAN, LOCAL BRANDS)

by - 21.27



Sejak awal mengetahui kehamilan, aku sempat dilema dalam memilih penggunaan skincare. Sebagaimana kita tau bahwa ibu hamil sangat terbatas dalam menggunakan kosmetik & berbagai produk kecantikan lainnya. Namun, bukan berarti ibu hamil jadi malas-malas'an pakai skincare dan tampil kusam kan? Untuk aku yang seorang demen beauty, rasanya menggunakan skincare selama hamil adalah hal wajib. Wajib disini adalah wajib seperlunya & tidak berlebihan.

Walaupun kalau dilihat skincare yang aku gunakan lumayan banyak, namun prinsipku sendiri adalah tetap sesuai kebutuhan kulit & menghindari kandungan yang tidak disarankan untuk ibu hamil. Lagipula, aku bukan tipe orang yang harus membeli skincare dengan label "Safe for Pregnancy" melainkan tipe orang yang sebisa mungkin harus paham dengan apa yang masuk ke tubuh & tidak membahayakan bagi janin.

Aku sendiri bukan expert atau apapun ya, melainkan aku hanya ingin berbagi & perlu diketahui juga bahwa kondisi kulit dan kehamilan setiap orang berbeda-beda. Hari ini, aku akan share skincare rutin yang aku gunakan selama kehamilan. Sebenarnya skincare rutinku selama hamil tidak jauh berubah, hanya saja ada beberapa produk yang aku kurangi & aku berhentikan pakai selama hamil.

Sebelum masuk ke produknya, penting kita tau dulu kandungan apa saja yang dilarang untuk ibu hamil, diantaranya:

1. Hydroquinone / Glutathione / Merkuri
2. Accutane / Retinoids / Retinyl Palmitate / Tretinoin / Derivative Vitamin A
3. BHA / Salicylic Acid / Benzoyl Peroxide 
4. Avobenzone / Homosalate
5. Diethanolamine / DEA
6. Isoflavones
7. Parabens
8. Synthetic Fragrance
9. Aluminum Chloride

Ke 9 ingredients diatas, sebisa mungkin harus dihindari saat kita hamil karena dapat mempengaruhi perkembangan janin, keseimbangan hormon, cacat lahir, bayi lahir prematur, dan berat bayi lahir rendah. Sedangkan beberapa ingredients seperti AHA, Vitamin C, Hyaluronic Acid, Vitamin e, Niacinamide, dan Centella Asiatica, masih diperbolehkan selama kehamilan. Khusus untuk AHA, kalau kalian masih ragu-ragu lebih baik dihindari aja karena memang aku sendiri skip penggunaan AHA selama kehamilan.

Intinya, beberapa kandungan yang dilarang untuk ibu hamil ini biasanya ada di produk-produk untuk jerawat, anti-aging, dan pemutih. Kalau secara simple sih, jangan pakai skincare yang berfokus pada ke 3 produk tadi. Ga cuma itu, kandungan yang dilarang untuk ibu hamil juga sering terdapat pada deodorant, parfum, cat kuku, hair removal, dan cat rambut. Lebih bagus lagi kalau kita bisa pakai produk yang berbahan natural atau organik, vegan & kalau masih bingung juga, kita bisa pilih produk-produk bayi atau yang bersifat hypoallergenic atau non-comedogenic.

***

Pada trimester pertama, ini merupakan bulan dimana aku banyak searching-searching produk, baca ingredients, pokoknya bulan-bulan yang bikin galau mau pakai skincare apa karena sempet takut dan rada parno. Selain itu, selama hamil pun aku juga banyak skip job tawaran skincare karena memang aku ga mau dulu coba-coba produk saat hamil.

Ada beberapa brand skincare yang aku tau aman untuk ibu hamil seperti The Body Shop, Sensatia Botanicals, Skin Dewi, Cetaphil, Laneige, dan Dear Klairs. Beberapa brand ini udah aku yakin aman untuk ibu hamil karena memang mereka menggunakan bahan organik & tidak mengandung bahan keras atau berbahaya.

Nah, aku sendiri sih sebenarnya ga mau ambil pusing juga, balik lagi ke prinsip awal yang memang sesuai kebutuhan, budget, dan tahu apa yang sedang digunakan. Setiap ingredients pun, punya persentasenya sendiri. Semisal kita menghindari parabens atau fragrance, it's okay kalau memang mau cari produk yang bebas parabens atau fragrance, but ada beberapa skincare yang masih mengandung parabens dan fragrance, tapi nyatanya masih aman untuk ibu hamil.

Why? Karena biasanya ingredients parabens atau fragrance ini muncul di paling bawah pada ingredients list, yang mana artinya kandungan tersebut sangat kecil & perlu di notice juga kalau beberapa produk skincare tidak memungkinkan langsung masuk ke dalam aliran darah, apalagi sampai tembus ke lapisan janin. Ini kalau ga salah aku pernah baca infonya dari website kehamilan luar, tapi sebaiknya kalian tetap konsultasikan dulu dengan dokter obgyn ya hehe~

***

Berikut beberapa produk skincare yang aku gunakan selama hamil, terdiri dari skincare pagi dan malam hari. Untuk pagi aku memang pilih yang basic, sedangkan untuk malamnya aku pilih yang simple & sesuai kebutuhan kulit :)


Morning Routine



1. Garnier Micellar Cleansing Water


Kalau pagi hari biasanya aku jarang pakai facial wash, karena rasanya terlalu harsh untuk kulit yang baru bangun tidur setelah malamnya pakai skincare. Nah, biar paginya wajah ga lengket & tetap fresh, aku pakai micellar water aja. Disini aku pakainya Garnier karena memang ga ada kandungan macem-macem & dari dulu sebelum hamil pakainya udah Garnier juga, jadi memang ngerasa nyaman. Walaupun yang aku gunakan varian biru untuk acne-prone skin, namun pas aku liat kandungannya ga jauh beda dengan yang pink, jadi seharusnya ga ada problem ya hehe~

Micellar water sejauh ini aman untuk ibu hamil, apalagi sekarang micellar water udah bagus-bagus kayak free alcohol atau fragrance. Kalau ada budget lebih, boleh banget sih pake yang Bioderma, cuma karena aku ekonomis jadinya pilih yang Garnier aja. Kadang kalo lagi ga pakai micellar water, aku biasa pakai Cetaphil & kadang bisa juga cuma bilas pakai air. Intinya kalau buat pagi hari aku pakainya yang gentle dan ga bikin kulit kering.



2. Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion


Berhubung lagi hamil, jadinya aku skip pakai exfoliating toner & langsung pakai hydrating toner. Fungsinya buat nyeimbangin pH kulit dan biar kulit lebih lembab. Aku pakainya Hada Labo karena memang udah aman untuk ibu hamil, dia kandungannya hyaluronic acid, no fragrance, no colorant, dan no alcohol.

Walaupun sebenarnya kandungan alcohol masih boleh, tapi ya sebaiknya ga ada salahnya buat kurang-kurangin selama kehamilan hehe~ Teksturnya ringan banget kaya air, warnanya bening, ga ada wewangian dan cepat meresap. Habis pakai ini wajah jadi supple tanpa rasa lengket, dan lebih siap buat nerima produk skincare di atasnya.


3. Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence


Setelah pakai hydrating toner, aku lanjut pakai essence dari Avoskin karena kalau pakai hydrating toner aja masih kurang lembab. Avoskin ini kandungannya vitamin c, chamomile, carrot oil, dan rosehip oil yang tentunya boleh untuk ibu hamil. Sebelumnya, aku juga udah tanya ke pihak Avoskin & mereka memang klaim kalau produk mereka aman untuk ibu hamil. Teksturnya kental, sejuk di kulit, wanginya refreshing dan cepat meresap.

Setelah pakai ini wajah lebih lembut, terasa kenyal, dan melembabkan. Walaupun ada alcoholnya, tapi Avoskin ini ga bikin masalah atau kering, justru lebih lembab jatuhnya. Kalau sebelumnya udah pakai hydrating toner Hada Labo terus timpa Avoskin ini, jadinya kaya balance dan lembabnya dapet.



4. Natur-e Daily Face Cream


Setelah pakai toner & essence, aku lanjut pakai pelembab dari Natur-e. Kenapa pakainya Natur-e? Karena selama hamil kulitku kering parah dan sewaktu pakai Natur-e ini, kulit jadi lebih mendingan banget, udah ga ngelupas dan gatel lagi. Teksturnya cream berwarna putih agak kehijauan dengan butiran beads berwarna hijau.

Walaupun ada beadsnya, namun beadsnya sama sekali ga harsh di kulit. Rasanya ringan, cepat meresap, dan sama sekali ga bikin lengket. Wanginya juga lembut mirip kaya wangi sunflower dan buah pome. Setelah pakai ini, wajah terasa lembab tanpa feel berminyak. Aku rasa ini cocok juga buat yang kulitnya oily karena dia ga bikin jerawatan atau bruntusan & yang paling penting kandungannya aman untuk ibu hamil.


5. Innisfree Tone Up No Sebum Sunscreen


Kalau yang satu ini wajib hukumnya & ga boleh di skip, karena percuma lah kita pakai perintilan di atas kalau tidak ditutupi dengan sunscreen. Disini aku pilih Innisfree karena dia physical sunscreen sehingga lebih aman untuk ibu hamil. Fyi, kalau lagi hamil memang lebih baik pakai physical sunscreen daripada chemical sunscreen, karena physical sunscreen tidak masuk ke dalam lapisan kulit & lebih aman buat kulit sensitif.

Yang aku suka sih sunscreen ini ga bikin perih di mata, karena setiap pakai sunscreen lain itu kadang suka perih kalau kena mata, but ini sama sekali ga. Innisfree ini memiliki tekstur yang creamy, mudah diratakan di wajah, dan finishnya matte. Karena finishnya matte, sehingga aku pakai tanpa bedak pun udah bagus & ga lengket. Dia cukup ringan di kulit, mudah meresap, dan memiliki wangi khas yang lembut.

Setelah menggunakan suncreen ini, wajah terlihat lebih cerah karena memang ada efek tone up & whitecastnya. Selain itu, wajah juga bebas kusam & ga berminyak sepanjang hari. Sangat cocok buat kalian yang sehari-harinya ga suka make-up tapi pengen tampilan yang fresh. Sunscreen ini aku beli di Althea & tentunya di Athea sudah terjamin asli.


Night Routine



1.  The Face Shop Herb Day 365 Cleansing Foam Mung Bean


Setelah seharian beraktivitas, tentu langkah penting yang wajib dilakukan adalah membersihkan wajah. Selama hamil aku pakai facial wash The Face Shop karena memang ringan diwajah dan kandungannya free dari parabens. Untuk sehari-hari yang cuma di rumah tanpa make-up, cleanser ini udah cukup sih untuk membersihkan wajah dari sisa skincare & kotoran. Tapi, aku tetap pakai micellar water dulu guna memastikan sisa sunscreen dan debu kotoran luar sudah terangkat. Cleanser ini teksturnya creamy, tidak terlalu banyak busa, dan wanginya soft. Selain itu, cleanser ini tidak membuat kulit kering atau ketarik setelah digunakan.


2. St. Ives Gentle Smoothing Oatmeal Scrub & Mask


Kalau yang satu ini sih sudah aku pakai dari sebelum hamil, bahkan udah beberapa tahun kemarin ga pernah ganti produk exfoliating. Karena lagi hamil dan ga pakai exfoliating toner, jadi gantinya aku pakai physical exfoliate karena lebih aman untuk ibu hamil. Sebelumnya, aku pakai varian St. Ives Apricot Scrub, namun karena yang Apricot Scrub itu ada BHA dan lebih deep, jadinya aku pakai varian Oatmeal yang lebih gentle & sesuai dengan jenis kulitku yang sekarang kering. Selain sebagai scrub, St. Ives ini juga bisa digunakan sebagai masker, cuma aku sendiri lebih suka pakai untuk exfoliating.

Ini aku pakai ga tiap hari, tapi seminggu cuma 3x aja karena takut over exfoliate. Teksturnya creamy kental mirip pasta, dengan butiran scrub yang cukup halus & wangi oatmeal yang natural. Sesuai dengan namanya gentle smoothing, varian oatmeal ini scrubnya lebih lembut & ga berasa harsh di kulit. Setelah pakai scrub ini, wajah jadi lembab dan lembut banget. Kebetulan kemarin aku sempat bruntusan juga, dan setelah rutin scrub pakai ini, bruntusan jadi berkurang dan hampir ga ada lagi. Superb luv!



3. Laneige Multiberry Yogurt Pack


Setelah double cleansing dan exfoliate, aku lanjut pakai masker dari Laneige. Ini ga aku pakai tiap hari juga sih, tapi sama kaya St. Ives yang cuma 3x seminggu. Pokoknya dimana aku pakai St. Ives, disana aku lanjut pakai maskernya Laneige. Masker ini teksturnya mirip yogurt yang berwarna putih & punya wangi manis mirip aroma biskuit.

Fungsi masker ini untuk melembabkan, menutrisi, dan membuat kulit supple. Pas digunakan masker ini sedikit membuat greasy karena memang lembab banget di kulit, tapi disamping itu masker ini efektif buat melembabkan kulit yang sangat kering. Pakainya cukup 20menit aja, lalu bilas dengan air tanpa pakai facial wash biar kelembapannya ga mudah hilang. Setelah pakai masker ini, hasilnya wajah jadi lembut banget, lembab, dan super bouncy.


4. Hatomugi Skin Conditioner


Setelah maskeran, aku lanjut pakai Hatomugi. Kalau lagi ga pakai St. Ives dan Laneige, aku langsung pakai Hatomugi ini setelah cuci muka. Ini aku jadikan sebagai hydrating toner sih karena memang nyaman di kulit & bikin lembab. Untuk malam aku pakai Hatomugi karena dia sedikit lebih lembab daripada yang Hada Labo. Kalau Hada Labo tadi nurut aku lebih cocok untuk siang hehe~ Selain bisa dijadikan hydrating toner, Hatomugi ini juga bisa dijadikan face mist atau masker.

Kadang kalau bosan jadi toner atau face mist, sering aku jadikan masker dengan pakai compressed paper masknya Miniso. Feelnya enak banget buat menyejukkan kulit & mengembalikan kelembapan kulit. Kandungannya yang alami, bebas fragrance & pewarna tentu aman untuk ibu hamil. Kalau melihat ingredientsnya sih masih ada parabens ya, cuma balik kata ku di awal tadi kalau parabens yang tercantum itu ada pada paling bawah ingredients list, dimana persentase parabensnya sangat kecil.

Sebelumnya sih udah sempet pakai face mist dari Evian sama Avene, cuma pas pakai Hatomugi ini berasa beda & kayak ada yang masuk ke kulit, terlebih kalau dipakai pas habis make-up sebagai setting spray, hasilnya make-up jadi lebih nyatu, halus dan tahan lama. So, jadinya sekarang pakai si Hatomugi aja hehe~



5. Leegeehaam Grow Vita Propolis Ampoule


Habis pakai Hatomugi, aku lanjut pakai serum/ampoule. Sebenarnya serum sama ampoule ini hampir mirip karena keduanya sama-sama punya kandungan aktif. Akan tetapi, kandungan aktif dari ampoule lebih banyak dibandingkan serum. Kalau aku sih pilih salah satu aja, misal udah pakai serum berarti ampoule nya ga usah di pakai. Disini aku pakai Leegeehaam Vita Propolis karena memang membantu mencegah masalah kulit selama hamil kayak jerawat dan kulit kusam.

Selain itu, kandungannya juga masih tergolong aman untuk ibu hamil seperti Propolis Extract, Niacinamide, dan Centella Asiatica. Teksturnya cair, tidak memiliki wewangian, cepat meresap, dan ga bikin lengket. Pas di aplikasikan ke wajah transparan & bikin kulit setelahnya lebih lembut sama lembab. Aku pakainya sedikit aja, cuma sekitar 2 tetes untuk seluruh wajah & itupun ga langsung di drop ke wajah, tapi di taruh ke telapak tangan dulu baru di ratakan ke wajah sambil di tepuk-tepuk ringan.

Setelah malamnya pakai ini, besok paginya wajah tetap lembab tapi ga over oily. Semacam mengunci kelembapan kulit & semenjak pakai ini jerawat udah jarang muncul, padahal dulu awal hamil sempat jerawatan karena perubahan hormon.


6. Eunyul Aloe Vera Soothing Gel


Setelah pakai ampoule tadi, biasanya aku akhiri dengan pakai aloe vera gel sebagai pelembab. Tapi, kalau lagi males skincare'an atau udah larut malam, aku biasanya langsung pakai aloe vera gel ini setelah cuci muka sebagai sleeping mask. Layaknya ibu hamil biasa, kadang ada masa-masa dimana super mager buat skincare'an, apalagi trimester pertama & ketiga ya, dimana bawaannya mudah ngantuk dan cepat lelah.

Kenapa pakai aloe vera, karena aloe vera ini cukup multifungsi & tentunya melembabkan kulit. Disini aku pakai merk Eunyul yang belinya juga di Althea. Sejauh ini, aloe vera ga masalah untuk ibu hamil, karena memang bahannya sendiri natural & ga berbahaya. Kalau mau lebih bagus lagi, bisa banget cari aloe vera yang no alcohol & fragrance.

Eunyul ini teksturnya berupa gel bening yang ringan dan pas kena kulit adem banget, mudah meresap, dan melembabkan kulit. Feelnya kurang lebih kaya Nature Republic ya, cuma harganya lebih terjangkau dibandingkan Nature Republic hehe~ Wanginya juga enak dan setelah pakai ini wajah berasa dingin, halus & lembut.


7. Cosrx Acne Pimple Master Patch


Kalau produk yang satu ini aku pakai pas lagi muncul jerawat atau kalau lagi ada jerawat yang bengkak dan bermata. Karena ibu hamil ga boleh pakai obat-obatan jerawat, jadinya kalau muncul jerawat ya cuma bisa sabar & nunggu hilang sendiri. Sembari menunggu dan mempercepat proses penyembuhan jerawat, aku paling suka pakai acne patch karena dia kan cuma di tempel & tentu aman untuk ibu hamil karena ga ada bahan kimia yang masuk ke dalam kulit.

Cosrx Acne Patch ini cukup membantu banget, apalagi kalau jerawatnya sudah matang, dia bisa nyerap cairan nanah & besok paginya jadi lebih kempes. Aku pakai ini sebelum tidur, jadi setelah cuci muka langsung tempel ke bagian yang berjerawat tanpa pakai skincare apapun, biar patchnya menempel dengan baik. Ini jadi holygrail aku banget pas hamil, karena praktis, ngurangin perih karena bengkak jerawat & bikin jerawat cepat kering.


8. Lip Ice Repair & Treatment Lip Gel


Produk terakhir yang aku gunakan adalah Lip Ice Gel. Ini aku beli karena selama hamil bibirku super kering, sampai kaya perih dan ngelupas gitu. Pokoknya kalau sehari aja ga pakai lipbalm, bibir udah kerasa perih kaya kegores gitu. Nah, pas coba si Lip Ice ini ga berapa lama bibir yang pecah-pecah tadi udah mendingan banget & ga perih lagi. Aku kemarin baru 3x pakai sih setiap malam sebelum tidur, tapi hasilnya udah mulai keliatan.

Yang aku suka dia punya sensasi menthol yang seger gitu di bibir, jadi kalau pakai ini rasanya bibir dingin plus sejuk. Sewaktu liat kandungannya sih, ga ada yang dilarang untuk ibu hamil ya, jadi seharusnya aman-aman saja. Lip Ice ini kemasannya berupa tube dengan tekstur gel yang ketika mengenai bibir, gelnya akan langsung lumer & melembabkan bibir saat itu juga. Setelah rutin pakai ini tiap malam, bibir udah ga pernah perih dan ngelupas lagi. Selain itu, besok paginya pun bibir masih kerasa lembab dan finish glossy dari gelnya juga masih stay. 

***


Nah itu dia beberapa skincare yang aku gunakan selama hamil, rata-rata produknya banyak yang melembabkan karena kulitku sendiri pun selama hamil kering banget. Berbanding terbalik dengan kulit sebelum hamil yang cenderung berminyak.  Plus, skincare untuk ibu hamil biasanya memang disarankan ke produk-produk yang sifatnya moisturizing, soothing  & calming sensitive. 

Buat yang tanya make-up selama hamil, aku tetap pakai make-up yang sudah ada karena make-up di rancang untuk melapisi kulit & tidak masuk ke dalam kulit. Cuma memang, intensitas menggunakan make-up selama hamil cukup aku kurangi dan kalau mau jalan atau hangout biasa paling cuma pakai concealer + bedak bayi aja bukan yang full foundation hehe~ 

Sekian postingan kali ini, semoga bisa jadi referensi untuk kalian yang sedang hamil dan memilih skincare. See you on my next posting! 



Stalk Me
  • INSTAGRAM: @melisacarolline
  • FACEBOOK: Lisa Lim 
  • TWITTER: @lisaa_lim
  • EMAIL: melisacarollina@gmail.com


You May Also Like

11 komentar

  1. Kak kalo bedak buat sehari2nya pake apa waktu hamil? Mohon dijawab ya kak. Makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, untuk bedak sehari-harinya aku pake bedak bayi tabur aja, itu pun tipis aja biar set wajah ga berminyak :)

      Hapus
  2. Saya dulu saat hamil cuma berani pakai minyak zaitun saja, Mbak, hehehe. Karena banyak yang bilang saya makin cantik saat hamil, hihihi, jadi saya cukup puas pakai minyak zaitun doang, *padahal gara-gara malas juga sih*, *selfkeplak* XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo aku pakai minyak zaitun di wajah takut terlalu lengket & berminyak mba hehe Tapi klo untuk bagian perut pakai minyak zaitun buat mencegah stretchmark hihi

      Hapus
  3. jadi ingat pas aku hamil anak pertama dulu juga nggak berani pakai apa-apa cuma pakai pelembab sama sunscreen doang. pas anak kedua agak longgar tapi masih mengacu pada panduan yang ada. heu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau anak pertama rasanya lebih was-was ya karena belum terlalu tau hehe~

      Hapus
  4. Wah ternyata banyak kandungan yang gak boleh ya buat orang hamil .
    Nice info banget kak mel hhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya en, ga boleh coba-coba skincare dulu kalo lg hamil ><

      Hapus
  5. Pengen banget cobain ampoule lee gee ham tapi ternyata ada si cica lagi. Duh, ingin ingin tak ingin dah jadinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh, aku penasaran sama snail cica some by mi, tp blm tau aman apa ga buat ibu hamil huhu~

      Hapus
  6. wah salut banget sama mbaknya, masih sempat perawatan semasa hamil.
    kalau aku sih cium bau-bau menyengat aja udh mual :-(

    BalasHapus

Thankyou for visiting my blog :) Don't forget to click notify me, if you want to comment this post and I will reply it soon ^^

PENTING!!! Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup saat berkomentar. Komentar yang berisi link hidup, spam, promosi & jualan akan di hapus. Thankyou