>> [REVIEW] ST. IVES BLEMISH CONTROL APRICOT SCRUB (BEST AFFORDABLE FACE SCRUB)

by - 20.56





Haii, ladies! Hari ini aku akan review salah satu face scrub yang terhits tahun 2016/2017 yaitu si St. Ives Blemish Control Apricot Scrub. Udah banyak banget review St. Ives ini seliweran di luar sana & basi banget kayanya baru nulis sekarang, but karena aku suka banget dan sayang kalau ga di review, makanya aku putuskan untuk ditulis saja daripada tidak sama sekali hehe


Awalnya, aku tau St Ives ini dari salah satu beauty blogger, mohon maaf aku lupa namanya, pokoknya waktu itu lagi blog walking & nemu review St. Ives ini. Karena penasaran, lanjutlah aku hunting ke female daily dan ternyata disana juga banyak yang ngomongin si St. Ives ini.



St. Ives ini merupakan brand America yang menjadi no 1 dalam produk face scrub. Terdiri dari 6 varian, yaitu:
  1. Green Tea Scrub (Blackhead Clearing) - Moderate Exfoliating
  2. Apricot Scrub (Fresh Skin) - Deep Exfoliating
  3. Pink Lemon & Mandarin Orange Scrub (Even & Bright) - Moderate Exfoliating
  4. Oatmeal Scrub + Mask (Nourished & Smooth) - Gentle Exfoliating 
  5. Apricot Scrub (Blemish Control) - Deep Exfoliating 
  6. Coconut & Coffee Scrub (Rise & Energize) - Deep Exfoliating

Daripada penasaran, makanya aku putusin untuk coba & buktikan sendiri. Dulu, pertama kali aku ga paham sama yang namanya exfoliating atau eksfoliasi. Bisa dibilang aku buta banget sama eksfoliasi ini, sampai suatu hari aku baca di Female Daily kalau eksfoliasi ini sebenarnya penting banget & rutin di lakukan untuk merawat kulit kita. Dari situ, mulailah aku tertarik mencoba produk eksfoliasi & selalu research tentang produk, manfaat serta kandungannya. Setelah research googling sana sini, munculah produk yang banyak di rave yaitu St. Ives & produk ini juga yang menjadi produk eksfoliasi pertama aku.


Eksfoliasi sendiri dibagi 2 jenis, yaitu chemical exfoliating & physical exfoliating. Untuk chemical, biasanya berisi kandungan kimia yang berupa krim/pads dalam essence. Mungkin, mirip seperti peeling kali yaa~ Sedangkan yang physical, sering banget ditemukan & bisa kita DIY yaitu berupa scrub. Sebagian orang, ada yang memang cocok pakai scrub, ada juga yang lebih cocok pake chemical. Bila jenis kulit kalian kering atau sensitif, sebaiknya gunakan chemical exfoliating agar tidak terlalu harsh, namun bisa juga menggunakan scrub dengan tingkat exfoliating yang gentle. Karena kulitku berminyak & cenderung berpori besar, maka aku lebih prefer pakai yang scrub.


Fungsi melakukan exfoliating secara rutin:
  1. Untuk mengangkat sel kulit mati yang bisa menjadi penyebab komedo, kulit kusam, penuaan dini & jerawat
  2. Mencerahkan wajah dan meregenerasi sel kulit baru
  3. Mengontrol minyak berlebih di wajah
  4. Memaksimalkan manfaat produk perawatan wajah 
  5. Menghaluskan wajah & menjaga kelembapan wajah 


St. Ives sendiri juga mempunyai tingkat exfoliating yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit, ada yang gentle, moderate, dan deep exfoliating. Serian Blemish Control Apricot Scrub yang sedang aku review ini, masuk dalam kategori deep exfoliating, yang artinya sangat membersihkan sampai ke dalam atau harsh. Serian ini juga lebih cocok untuk kalian yang kulitnya berjerawat atau punya dark spot karena mempunyai kandungan Salicylic Acid & Oil-Free.




Product Description:
- Prevents Blemishes & Minimizes Pores
- 100% Natural Exfoliants
- Hypoallergenic
- Oil-Free Salicylic Acne Medication
- Sulfate Free, Paraben Free
- Dermatologist Tested
- Non-Comedogenic


Active Ingredients: Salicylic Acid (2.0%)


Source: St. Ives Website


 How to use:
  1. Squeeze a dime sized amount of scrub onto your fingertips and massage onto damp skin. 
  2. Spread in small circular motions, applying gentle pressure to wake your skin’s natural circulation. Work all over, right up to your hairline and onto the sides of your nose. 
  3. When you’re done, rinse and pat dry with a clean towel.
  4.  Use 3-4 times a week for that peachy keen glow.



Packagingnya, dikemas dalam tube berukuran 170g. St. Ives ini tersedia dalam 2 size yaitu yang 28g travel size & yang 170g full size. Menurutku yang full size ini isinya banyak & hemat banget. Seriously, aku pakai ini cuma perlu sedikit aja & pakainya pun seminggu cuma 2/3 kali. Saran aku, kalau kalian mau cobain St. Ives ini, mungkin bisa beli dulu yang share in jarnya & kalau udah cocok baru deh beli yang full size :)



Teksturnya, cukup padat & agak thick. Jatuhnya sih, hampir mirip seperti body scrub, namun lebih safety & soft di wajah. Wanginya, fresh dan membuat moodbooster sewaktu pengaplikasian. Cukup strong sih kalau menurut aku & ada sedikit aroma asam seperti jeruk tapi bukan wangi jeruk. Kata beberapa orang, wanginya sih memang seperti wangi buah aprikot, kalau kalian tau mungkin kalian paham, but karena aku ga pernah beli buah aprikot, jadi aku ga bisa banyak berpendapat.



Saat di aplikasikan ke wajah, scrubnya benar-benar terasa mengenai wajah, pokoknya kita akan notice kalau kita lagi menggosokkan sesuatu ke wajah. Butiran scrubnya halus, namun sedikit terasa cekat-cekit di wajah. Saat membilas sisa scrubnya, tercium seperti wangi betadine. Seriously, I don't know why, but aku pikir mungkin karena St. Ives ini benar-benar masuk membersihkan sampai ke dalam lapisan kulit, sehingga ketika di bilas, wangi scrubnya luruh bersama bilasan air & menghasilkan bau yang seperti itu. Ada kah yang mengalami hal seperti ini juga? Komen di bawah ya guys~


Setelah dibilas, hasil akhirnya lembut banget di kulit, dan berasa soft sama plumpy yang kaya ga berpori gitu, seperti kulit yang soft matte. Finishingnya lembab, tapi ga berminyak & ga kering juga, kaya kulit sehat gitu deh & pas di pegang pun rasanya halus seperti pantat bayi. Aku notice banget, setiap selesai exfoliating pakai St. Ives ini, yang sebelumnya kasar, kaya ada bruntusan/gradakan dan bintik kecil-kecil gitu, pas habis pake ini rasanya ga ada lagi. Kaya semuanya tu hilang bersama sapuan si scrub.



Aku menggunakan scrub ini kadang sebagai double cleansing saat full make-up atau untuk menghapus sisa skincare di pagi hari. Karena hasil akhirnya yang menghaluskan kulit, sehingga scrub ini bagus juga bila dipakai sebelum make-up. Bila dipakai sebelum make-up, maka akan jadi kanvas yang bagus untuk foundation serta riasan kita akan jauh lebih flawless & tahan lama.

Bila tidak ingin menggunakannya sebelum make-up, maka bisa digunakan pada malam hari sebelum tidur lalu dilanjutkan dengan sheet mask. Kenapa sheet mask? Karena sheet mask sendiri banyak sekali kandungan vitamin & essence, sehingga pori-pori kulit yang terbuka habis exfoliating, bisa kembali ternutrisi dengan sheet mask. Selain sheet mask, kadang kalau habis exfoliating aku juga suka pakai Avene Facial Spray atau Aloe Vera Gel, biar menenangkan kulit yang habis di scrub.


Baca juga: Avene Eau Thermale Spring Water



Setelah 2 bulan menggunakan, dengan jangka waktu seminggu 2 kali, rasanya kulit terlihat lebih segar, bercahaya & cerah. Kulit jadi lebih lembab, tidak terlalu berminyak & komedo pun ga gampang masuk ke pori. Jerawat juga lebih calming & ga gampang berbekas hitam. Bila kulit kalian sedang ada jerawat aktif, hindari penggunaan scrub ini di area yang radang agar tidak iritasi. Cukup gunakan 2-3x seminggu saja, agar kulit tidak terlalu over exfoliate. Selain itu, jangan lupa juga gunakan sunscreen sebelum beraktifitas, karena kulit yang di exfoliating sangat sensitif terhadap sinar matahari.



Overall, aku suka banget sama St. Ives ini & pengen coba juga versi scrub barunya yaitu yang oil scrub. Aku sangat rekomen produk eksfoliasi ini untuk kalian coba, terlebih untuk pemula yang mau pakai scrub, karena selain hemat, harganya pun juga terjangkau. St. Ives ini bisa kalian beli di drugstore seperti guardian dan watsons, atau kalian bisa beli online juga di tokopedia & shopee. Untuk share in jarnya sendiri udah banyak banget dijual di beberapa online shop Indonesia. Next time, aku harap St. Ives ini masuk juga ke Sociolla~ Hihi.. 



Like:
1. Lembut & halus di kulit
2. Isinya banyak, affordable
3. Menyegarkan & mencerahkan wajah
4. Wanginya membuat moodbooster
5. Ampuh mengangkat sel kulit mati & bruntusan
6. Ga bikin breakout/iritasi

Dislike:
1. Ada bau betadine saat di bilas

Rating: 4.0 out of 5.0

Repurchase? Yes!





Stalk Me
  • INSTAGRAM: @melisacarolline
  • FACEBOOK: Melisa Carolline Lim 
  • TWITTER: @lisaa_lim
  • EMAIL: melisacarollina@gmail.com



Disclaimer: This posting is my personal opinion and not sponsored, I bought it with my own money. Results can be different for each individual, depending on skin type and condition. Don't make a benchmark only according to one review.

You May Also Like

25 komentar

  1. Bertahun tahun yang lalu aku pernah nyobain scrub ini.
    Enak sih after scrubbingnya, lembut, halus. sayang nya bikin aku breakout, so sad :(

    https://mykittybeauty.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, padahal di aku cocok banget, ga ad bkin breakout sma sekali~

      Kamu jenis kulitnya apa? Memang ya skincare cocok2an huhu

      Hapus
  2. Kalau baca reviewmu jadi pengen nyoba deh. Itu bisa dipakai dari usia berapa ya? Kalau buat anakku yang baru 14 tahun kira kira bisa tidak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayukk cobain hehe
      Usia 14 tahun biasanya belum terlalu perlu sih exfoliate karena kulitnya masih proses peremajaan stau aku hehehe

      Thankyou ud mampir :)

      Hapus
  3. Kalau baca reviewmu jadi pengen nyoba deh. Itu bisa dipakai dari usia berapa ya? Kalau buat anakku yang baru 14 tahun kira kira bisa tidak ya?

    BalasHapus
  4. Mba lisaaa, aya udah lama banget pengen beli ini, tapi masih Banyak mikir karena banyak banget stock scrub di rumah . Tapi setelah liat review nya jadi tambah pengen 😂😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuss ah beli~ wkwk Aku juga banyak scrub pdahal, belum lagi di kirimin produk exfoliate sama sponsor, makanya aku habisin si St. Ives nya dlu wkwk

      Beneran bagus ini aku ga boong, apalagi yg kulitnya berminyak sama pori2 besar wajib banget kudu coba ini hehe

      Thankyou ud mampir :)

      Hapus
  5. Kalau kulit wajah tipis bagus ga yah make gini.. Soalnya kulitku dr sononya udh kategori tipis sampe keliatan urat muka.. �� biasanya cm pake peeling 2x seminggu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya di pastikan dulu sih muka menerima atau ga, soalnya takut breakout kalo terlalu over apalagi kulitnya tipis hehe

      Mungkin bisa coba varian lain seperti oat meal yg lebih gentle dari ini hehe

      Thankyou ud mampir :)
      Thankyou ud mampir :)

      Hapus
  6. Wah ternyata ini ada di guardian yaa. Kupikir harus beli online. Aku suka sama kemasannya yang cantik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sekarang udh masuk guardian sama watsons, kalo dulu sih aku belinya masih online hehe

      Hapus
  7. Aku penasaran sama scrub ini tp karena banyak stok scrub, akhirnya sampai sekarang belum kebeli juga. Udah penasaran banget tapi ditahan. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya rima, nanti kalo stockny ud habis baru beli hehe Aku juga kadang gitu hehe

      Hapus
  8. Nice review, jadi pengen nyobain ^^
    Salam kenal Lisa :)

    https://devianatan.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayuk cobain juga hehe~

      Thankyou ud mampir ^^

      Hapus
  9. Kalo bwt kulit muka yg kering n sensitif cocok nya pakai ap y, kata nya bnyak yg pkai apicot but takut ga cocok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, untuk kulit kering sensitif mungkin lebih cocok St. Ives yg varian oatmeal :)

      Iya yg apricot blemish ini best seller banget diantara varian lain wkwk Di kulit aku yg kombinasi sih hasilnya masih melembabkan ^^

      Hapus
  10. Ini nda bisa dipakai tiap hari ya? Rasanya mau aku pake tiap cuci muka. Soalnya wanginya enakkkk~~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya sih jgn tiap hari yaa hehe

      Hapus
  11. Kalo untuk kulit usia 16 tahun butuh di exfoliate g si kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung kbutuhan jenis kulit, kalau sudah mulai berminyak & jerawat boleh di pake, tapi dengan catatan jenis exfoliate nya harus yg gentle dan ringan di wajah. Selain itu waktu penggunaannya cukup seminggu sekali :)

      Hapus
  12. Kalo untuk kulit usia 16 tahun butuh di exfoliate g si kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Exfoliate ini bukan tergantung umur ya, tapi tergantung kebutuhan :) Kalau umur 16 udah perlu di exfoliate ya ga apa, asal dengan jangka waktu tertentu & harus menggunakan produk yang gentle :)

      Hapus
  13. Kalo wajah berminyak, pori2nya besar trus pake scrub yang ini apa ga bikin tambah besar pori2nya kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, menurut aku pori-pori tidak bisa membesar ya, yang ada terbuka hehe

      Kalau lagi pakai scrub otomatis kan pori-porinya terbuka & mengeluarkan kotoran di dalamnya, terlebih kulit berminyak kan banyak kotoran yang perlu di bersihkan agar tidak jadi jerawat. Biar tidak membesar, habis di scrub biasanya aku pakai produk yang menenangkan atau pakai sheet mask gitu, biar pori-porinya kembali terisi dengan skincare atau merapat kembali :)

      Hapus

Thankyou for visiting my blog :) Don't forget to click notify me, if you want to comment this post and I will reply it soon ^^

PENTING!!! Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup saat berkomentar. Komentar yang berisi link hidup, spam, promosi & jualan akan di hapus. Thankyou